Senin, 10 November 2025

RANGKUMAN PEMBAHASAN FINAL DESTINATION 1 - 6 (AWAS SPOILER!!!)

Pertama-tama aku membuat artikel ini untuk memudahkan ketika kedepannya aku mau nonton FD tertentu, aku tau harus nonton yang mana dan aku tau garis besarnya. Di artikel ini aku akan bahas per film dan hal apa yang berkesan buat aku. Karena kemungkinan besar ini bakalan spoiler, jadi mohon kesadaran diri masing-masing aja sih.


FINAL DESTINATION 1 (2000)

Di awal film diperlihatkan beberapa karakter yang selamat dari kecelakaan pesawat dan walaupun mereka selamat, mereka tetap akan dikejar oleh maut. Di FD yang ini, karakter utama yang bernama Alex baru sadar kalau ternyata urutan kematian di pesawat itu berpengaruh ke urutan kematian mereka kedepannya. 

Disini Alex gak dapat penerawangan untuk kematian karakter lain, tapi dia dapet tanda/petunjuk kecil untuk setiap kematian lainnya.

Di akhir, saat mereka akhirnya ke Paris dan sudah tenang karena mengira sudah selamat, ternyata plot twistnya, Alex salah memahami tentang ‘Seseorang harus ikut campur sebelum kematian melewatkan mereka’. Dia kira setelah menyelamatkan Clear Rivers, dia dan temannya akan selamat. Ternyata tidak. Kematian tetap mengejar mereka.


FINAL DESTINATION 2 (2003)

Tragedi yang terjadi di film ini sangat terkenang di semua orang. Yaps, kecelakaan beruntun di jalan tol karena truk muatan kayu gelondongan. FD ini adalah favoritku, karena disini mereka lebih prepare dan lebih percaya tentang adanya penerawangan dari karakter utama, Kimberly.

Ada satu karakter dari FD 1 yang muncul di FD 2 ini, yaitu Clear Rivers, dimana ternyata dia berhasil selamat dari kejaran kematian. Namun, dia dirawat di rumah sakit jiwa, hingga akhirnya ia keluar dari sana dengan berniat untuk membantu Kimberly.

Di FD ini, Kimberly dapat penerawangan untuk kematian selanjutnya dan penerawangan yang dia dapatkan berupa penglihatan sekilas. Bahkan karakter lain juga dapat menemukan pertanda tentang kematian yang akan datang. Seperti pada scene dimana mereka melihat sebuah bayangan pria dengan hook.

Nah disini mereka bertujuan untuk menemukan wanita hamil salah satu korban kecelakaan dengan anggapan kelahiran bayi itu akan menyelamatkan mereka semua.

Tapi ternyata plot twistnya adalah si wanita hamil ini dari awal memang tidak tewas dalam kecelakaan maut itu. Jadi apakah yang mereka usahakan akan berakhir sia-sia?

Btw scene yang berkesan adalah ketika di dokter gigi dan kematian di lift.


FINAL DESTINATION 3 (2006)

Ini film dari FD yang diawali dengan tragedi roller coaster. Karakter utama di FD ini yang bernama Wendy, menggunakan petunjuk untuk kematian selanjutnya dari foto-foto yang ia ambil sebelum tragedi roller coaster.

Scene ikonik di film ini adalah scene 2 cewek terjebak di mesin tanning dan akhirnya mereka tewas mengenaskan. Selain itu scene di ruang gim juga cukup berkesan buatku.

Disini ada karakter yang dendam dengan Wendy, karena merasa pacarnya terbunuh gara-gara Wendy. Ternyata si karakter ini nantinya akan berusaha membunuh Wendy, dan itulah yang akan membuat Wendy tewas berdasarkan petunjuk dari fotonya sendiri. Tapi akhirnya karakter ini terbunuh, dan Wendy mengira lingkaran kematian itu akhirnya berakhir.

Plot twistnya, ternyata kejaran kematian masih belum selesai dan mengejar mereka 5 bulan kemudian. Disini Wendy mendapatkan penerawangan lagi, tapi kali ini sudah terlambat.


THE FINAL DESTINATION (2009)

Aku gak tau kenapa FD ini gak diberi nama FD 4 gitu. But, it’s okay.

Nah tragedi disini terjadi di arena balap dan momen diawal ketika mereka selamat, tapi tiba-tiba satu karakter cewek tewas karena terkena ban yang terlempar dari arena balap, wah itu jump scare banget. Karena kukira dia sudah selamat, tapi ternyata…

Karakter utama disini, Nick, dia mendapatkan penerawangan untuk kematian yang akan terjadi. Bahkan penerawangannya cukup jelas dan dramatis.

Banyak orang tidak suka dengan FD ini, kalau aku pribadi, setiap kematian disini terasa agak berlebihan dan terasa dipaksakan untuk terjadi.

Adegan kematian yang paling berkesan adalah di kolam renang dan di salon. Selama scene di salon, aku mengira akan terjadi sesuatu dengan kipas angin atau gunting yang terlalu dekat dengan karakter terkait, namun ternyata aku salah.


FINAL DESTINATION 5 (2011)

Nah untuk FD 5 ini, cukup berkesan buatku karena sepanjang film aku dan teman2ku mengira jika plot waktu disini terjadi setelah FD 4, ternyata salah. Plot waktunya bahkan terjadi sebelum FD 1 dan itu menjadi hal yang membuat kami cukup speechless.

Semua kematian disini diawali oleh tragedi jembatan gantung yang sangat memorable.

Di FD 5 juga dimunculkan sebuah solusi untuk menghindari kematian, yaitu dengan membunuh orang lain untuk mencuri sisa umur mereka.Karena premis inilah salah satu karakter menjadi gelap mata dan mempunyai niat membunuh orang lain.

Upaya mencuri umur dengan membunuh ini juga tanpa sengaja dilakukan salah satu karakter lain, hanya saja plot twistnya, orang yang tanpa sengaja ia bunuh, ternyata memang menderita suatu penyakit berbahaya dan bisa mati kapan saja. Endingnya, yaps, karakter ini pun akhirnya mati juga. 

Gak ada karakter yang selamat di FD ini, karena Sam si karakter utama pun akhirnya tewas bersama sang kekasih karena tragedi penerbangan 180. Btw setelah merewatch ulang FD ini, aku baru menyadari jika Sam hanya mendapatkan penglihatan saat tragedi jembatan saja, ia bahkan tidak mendapat tanda kematian atau penerawangan terkait kematian yang akan menjemput kawan-kawannya

Momen kematian yang teringat di kepalaku adalah saat gymnastic, laser mata dan akupuntur.


FINAL DESTINATION BLOODLINES (2025)

Ini adalah FD yang paling seru ketika ditonton menurutku. Bahkan diselipkan beberapa jokes yang membuat penonton tertawa. Karakter scene stealer disini adalah Eric yang vibes badboy banget. Momen kematiannya sangat berkesan dan mengerikan, bayangkan di ruang MRI bisa terjadi hal semacam itu. 

FD ini diawali dengan mimpi buruk yang dialami karakter utama, yakni Stefani. Ia bermimpi tentang tragedi runtuhnya sebuah menara di masa lalu yang melibatkan neneknya, Iris. Ternyata hal yang ia lakukan justru membuat keluarganya dikejar oleh kematian. 

Disini Stefani tidak mendapatkan penglihatan terkait kematian, tetapi ia bisa menyadari tanda jika kematian akan datang setelah mempelajari buku dari Iris.

Di bagian ending, ketika ia mengira ia selamat dari kematian setelah sempat diberi nafas buatan oleh adiknya, ternyata ia salah. Ketika itu pulalah entah bagaimana tragedi di menara diawali dengan koin, dan kematian Stefani pun juga karena koin. Bahkan ia tewas karena tertimpa muatan kayu gelondongan yang dibawa kereta itu, mengingatkan tentang tragedi di awal FD 2.


Itu dia semua hal yang bisa kuingat dari Final Destination, kalau misal ada kurang-kurangnya mohon dimaklumi ya dan boleh banget ditambahkan. Btw, hanya karakter dari FD 2 yang selamat, hal ini dikarenakan Kimberly berhasil diselamatkan dengan cara resusitasi setelah usaha menenggelamkan dirinya. Sehingga dia dan Thomas berhasil lolos dari kematian. Untuk Rachel dan karakter lainnya, mereka hanya berhasil selamat dari kematian sementara waktu. Kurasa ini karena mereka tidak ‘hidup kembali’ seperti Kimberly. Jadi kematian tetap mengejar mereka walau membutuhkan waktu yang lebih lama dan ada jeda waktunya.


Sabtu, 26 Juli 2025

RANDOM TALK : HANDUK

Seriusan, pikiranku belakangan ini isinya tentang handuk doang. Jadi aku kepikiran handuk gara-gara aku abis beli handuknya miniso secara online dan itu mengubah cara berpikirku. Selama ini aku selalu pakai handuk yang sama selama bertahun-tahun jadi aku secara gak langsung sudah mengingat bagaimana tekstur handuk itu. Bahkan setelah beberapa kali membeli handuk di toko biasa, aku selalu mendapatkan handuk dengan tekstur yang sama. Btw tekstur yang aku maksud ini, ketika dipegang kerasa agak kasar dan semua handuk yang aku punya teksturnya semacam itu. 


Lalu beberapa waktu yang lalu, aku membeli sebuah handuk baru dengan harga diskon senilai 16ribuan.

Aku gak berekspektasi handuknya akan selembut kapas atau apa. Karena sebelumnya aku beli handuk di kisaran harga yang sama dan yang aku dapat yaitu handuk dengan tekstur kasar itu.


Tapi ternyata tekstur handuknya lembut banget, dibandingkan sama handuk yang sebelumnya aku punya, ini jauh banget kualitasnya wkwk. Dan aku merasa, emang boleh, handuk harga segini selembut ini?


Karena di pikiranku, untuk mendapatkan handuk selembut ini kayaknya minimal harganya 50ribuan deh. Tapi entahlah, seingatku aku juga beli pas lagi promo dan ini seukuran handuk wajah, bukan handuk badan. Mungkin kalau handuk badan bakalan diatas 50ribuan. 


Overall, dengan harga segitu, dengan tekstur selembut itu, kalau dipake buat wajah nyaman banget ehe.


Yahh intinya aku yapping perkara handuk doang sih wkwk. Yang mau beli handuk yang sama bisa langsung ke online storenya miniso atau beli langsung ke tokonya. Kalau mau pake link ku juga bisa. https://s.shopee.co.id/6ppwUbwe2f 


Itulah dia random talk kali ini, ketemu lagi dengan random talk lain kedepannya.

Senin, 30 Juni 2025

MENUJU 28 TAHUN : KESALAHAN FINANCIAL

 Aku membuat tulisan ini sebagai pengingat untuk diriku sendiri bahwa aku pernah melakukan semua kesalahan finansial ini. Beberapa bulan belakangan ini aku merasa hasrat untuk membeli sebuah barang meningkat pesat. Jika ditanya kenapa? Aku gak tau pasti alasannya wkwk. Akibatnya keuanganku mulai hancur perlahan. Tapi akhirnya aku mulai menyadari ada beberapa hal lain yang mempengaruhi permasalahan keuanganku belakangan ini. Kesalahan apa saja yang baru aku sadari?

1. BARANG MURAH-AN

Awalnya aku membeli suatu barang karena aku membutuhkannya dan karena menurutku membeli barang dengan harga lebih murah akan menghemat pengeluaran. Aku berakhir dengan membeli banyak barang murah. Ternyata aku SALAH. Barang yang aku dapatkan dengan harga lebih murah itu memiliki kualitas yang tidak bagus. Sehingga mudah rusak dan akhirnya tidak bisa digunakan. Akhirnya apa?? Aku terpaksa membeli barang lagi dan tentunya kali ini aku memilih yang harganya sedikit lebih mahal demi mendapatkan barang yang lebih awet. Uang jadi keluar dobel.

2. LIVE SHOPPING

Pernah gak ngerasain diburu-buru buat beli barang pas nonton live di marketplace? Ini yang aku rasain. Karena ngejar diskon live, dan diskon ini terbatas jumlah dan waktu, jadi aku buru-buru checkout barang. Padahal aku dalam posisi gak terlalu butuh barang itu dan aku berakhir kecewa. Karena ternyata barangnya tidak sesuai ekspektasiku. Baik dari segi bahan dan lainnya. Setelah melihat review orang lain, ternyata yang mengalami hal tersebut gak cuma aku saja. Intinya terhasut live shopping, sepertinya aku harus menjauh dari live shopping selama beberapa bulan.

3. GRATIS ONGKIR

Karena ngejar gratis ongkir. Pasti pernah ngalamin, pengen beli barang harganya dibawah 15.000, tapi minimal pembelian 30.000 buat dapat gratis ongkir. Apalagi kalau pengirimannya beda provinsi. Jadi aku terpaksa menambahkan barang-barang gak penting pas checkout, demi sebuah gratis ongkir. Dan akhirnya pembelianku bertambah. Sebenarnya solusi dari problem ini mudah, aku bisa mencari toko lain yang lebih dekat atau bisa menunggu tanggal kembar untuk checkout barang. Hanya saja aku lebih sering lapar mata dan tidak sabar untuk menunggu.

4. PAYLATER

Terlena paylater. Aku terlalu meremehkan paylater. Biasanya aku hanya menggunakan paylater untuk pembelian dibawah 50.000. Lalu karena aku merasa jumlahnya sedikit, tanpa sadar aku malah melakukan beberapa transaksi, sehingga di waktu pembayaran ternyata tagihan paylaterku melonjak tinggi. Karena hal ini, aku terpaksa mengatur ulang semua keuanganku dan mengurangi pembelian di beberapa hal.

5. CASH VS E-MONEY

Pembagian uang jajanku tiap bulan. Jadi aku sudah mengalokasikan 500-600ribu untuk jajanku selama sebulan. Jadi biasanya setiap minggu aku ambil 100ribu berupa uang cash untuk membeli makan siang dan kadang-kadang jajan. Nah masalahnya datang ketika aku membeli makanan di aplikasi dan pembayaran pakai e-money. Jadi aku gak sadar kalau saldo e-money terus berkurang, sedangkan uang cashku saldonya tetap. Disini aku malah menggunakan uang cashku untuk pembelian tidak penting lainnya. Akhirnya aku mengeluarkan uang dua kali lebih banyak dari biasanya. Yakni dari saldo cash dan saldo e-money.


Itu dia beberapa kesalahan yang mengganggu finansialku. Tapi untuk sekarang aku sudah berusaha untuk membatasi diri dan mengoreksi semua kesalahan diatas. Aku berharap untuk segera menemukan keseimbangan finansialku lagi, jadi aku bisa menabung kembali seperti biasanya. Semoga artikel ini bisa menjadi pelajaran untukku maupun orang lain yang membacanya.


Rabu, 11 Juni 2025

MENUJU 28 TAHUN : PANDANGANKU DALAM SEBUAH HUBUNGAN

 Aku menulis artikel karena sedang kalut dengan apa yang ada dipikiranku saat ini. Semoga ketika aku membaca tulisan ini di masa depan, aku bisa memiliki solusi untuk apa yang sedang kurasakan sekarang.


Beberapa bulan lagi aku mencapai usia 28 tahun. Status? Masih single. Panik? Enggak sama sekali. Hanya saja, aku berpikir kenapa aku gak merasa panik dengan statusku saat ini? Gak ada rasa buru-buru menikah bahkan mencari pacar. Mungkin karena memang aku gak ada perasaan ke siapapun dan aku masih baik-baik saja sendirian.


Seingatku pernah ada beberapa saran supaya aku sholat tahajud untuk mencari jodoh. Masalahnya adalah karena aku merasa belum ingin menikah, jadi aku gak berdoa untuk mencari jodoh baik ketika sholat wajib maupun tahajud. Lalu apa aku gak pernah berdoa untuk berjodoh dengan seseorang? Tentu saja pernah. Beberapa tahun yang lalu dan gak pernah berlanjut lagi. 


Aku masih sangat menikmati kesendirianku. Nonton, jalan-jalan, kulineran, belanja sendirian. Hal-hal itu justru membuatku merasa recharge kembali. Ketika keluar bersama seseorang aku malah kehilangan energiku. Oleh karena itu jika aku sudah keluar bersama seseorang, aku butuh waktu seharian untuk istirahat SENDIRIAN. Bisakah aku menemukan seseorang yang ketika aku bertemu dengannya aku merasa recharge? Kayaknya bisa, cuman belum saatnya.


Selain itu, aku juga sudah mempunyai nilai-nilai apa saja yang bisa kutoleransi dalam sebuah hubungan dan hal-hal apa yang sama sekali tidak bisa kuterima. Jadi aku membuat garis yang jelas untuk kelanjutan sebuah hubungan kedepannya. 


Seperti beberapa orang membuatku terasa terburu-buru untuk memutuskan sesuatu. Jika dia terburu-buru untuk menikah, aku bukan jawabannya. Aku butuh waktu untuk sebuah perkenalan, memahami karakter dan sebagainya, sementara aku baru mengenalnya selama beberapa bulan. Sebuah pernikahan bukan gatcha ya kawan-kawan.


Aku tipe orang yang mengambil pelajaran dari hubunganku dengan orang lain. Jadi ada masa dimana aku merasa “Ah, aku ternyata gak suka hal-hal kayak gini”. Sehingga aku tau apa yang aku inginkan dan apa yang tidak.


Lalu aku juga memperhatikan bagaimana cara orang lain memperlakukanku. Ada seseorang yang sebegitu baiknya dan membuatku bertanya apakah dia punya perasaan padaku, dan ternyata tidak. Itu hal yang bisa dia lakukan ke orang lain. Kemudian aku merasa “Ah ternyata berbuat kayak gini ke orang lain itu normal ya”. Jadi aku berbuat baik ke orang lain, tapi beberapa orang malah menyalahartikan perbuatan baikku sebagai rasa suka pada mereka. Padahal I don’t have any feelings. Itu murni hanya sebuah perbuatan baik ke sesama manusia. Contohnya adalah care/peduli ke orang lain ketika dia sakit, sangat normal bukan peduli ke orang sakit?


Semuanya terasa menjadi lebih kompleks sekarang. Aku gak mempan dikode, kodenya gak akan aku pahami. Itu salah satu self defense yang terbentuk karena aku terlalu merasa dikode orang lain, padahal enggak. Tapi kalau dikasih tau langsung apa tujuan seseorang hadir dihidupku, aku juga gak bisa serta merta menerima keinginan orang itu. Entahlah, aku berusaha menjabarkan apa yang ada dipikiranku dan inilah hasilnya. Sepertinya ada beberapa hal yang ketinggalan, akan aku tulis di artikel selanjutnya setelah aku berhasil mengingatnya.


Kamis, 27 Februari 2025

MENJADI DEWASA : 4. KESEHATAN

 Belakangan ini aku mulai mengkhawatirkan kondisi kesehatanku. Semasa kuliah gaya hidupku sangat berantakan, tidur tidak teratur, jarang makan dan stress tugas. Sebuah kombinasi yang ternyata sangat berbahaya untuk kedepannya. Saat itu aku merasa penyakit yang menyerangku sebatas flu, batuk maupun demam. Ternyata banyak penyakit diluar sana yang lebih berbahaya. Sejak saat itulah, perlahan aku mulai merubah beberapa kebiasaan buruk.


Salah satu yang aku ubah adalah kebiasaan makan. Aku yang dulu sangat amat malas makan. Hingga di titik aku gak akan makan sampai aku laper banget. Aku merasa mengunyah makanan membutuhkan banyak effort. Nah hal ini dikarenakan mindsetku saat itu adalah aku bisa menggunakan waktu makan untuk mengerjakan laporan praktikum, tugas kuliah dan lainnya. Efeknya adalah beberapa kali aku mengalami asam lambung.


Hal terburuknya adalah aku membiasakan habit makan ini selama bertahun-tahun. Biasanya aku sarapan di pagi hari, untuk siang dan makan malam lebih memilih nyemil roti atau sesuatu yang mudah dimakan, yang bisa aku makan sambil mengerjakan tugas. Bahkan jika hari itu aku terlalu sibuk, aku memilih untuk tidak makan sama sekali. Sekarang saat aku menuliskan artikel ini, aku berpikir kenapa aku semager itu untuk makan?


Hingga akhirnya 2 tahun lalu, dokter bilang aku sakit lambung. Untuk cerita lebih lengkapnya bisa baca disini. Nah setelah pemeriksaan pertama ini, beberapa bulan aku mengalami sakit yang lebih parah. Bahkan hingga di titik aku susah untuk bernafas dan menelan apapun. Tapi tetap saja, karena besoknya aku merasa baik-baik saja, aku tetap masuk kerja. Namun, kenyataannya berubah, seiring berjalannya waktu rasa sakitnya benar-benar gak tertahankan, jadi aku pergi ke RS Unisma untuk periksa dan hasilnya aku terkena Gerd.


Disaat itulah aku mengerti jika ternyata biaya kesehatan itu cukup mahal. Jadi aku sakit karena gerd, lalu aku sakit karena tertampar realita bahwa sehat itu mahal harganya. Poin inilah yang membuatku tersadar jika aku harus mulai menjaga kesehatanku dan itu dimulai dengan merubah pola makanku. Sekarang aku makan 3x sehari dan akhirnya berat badanku bisa mencapai angka 50 kg. Sebuah pencapaian luar biasa, mengingat berat badanku semasa kuliah hanya berkisar di 41-43 kg.


Lalu apakah aku sudah sembuh 100%?


Aku rasa belum, beberapa kali lambungku masih terasa sakit. Jika sakitnya tak tertahankan, aku akan ke dokter. Tapi jika sakitnya masih bisa kutangani, aku memilih untuk minum obat maag komersil. Untuk sekarang aku membatasi makan gorengan dan pedas. Aku hanya makan makanan pedas dalam tingkat normal, level 1 atau pedes dikit aja. Aku juga stop minum minuman kemasan, karena tiap minum itu, lambungku langsung perih. Yang paling penting adalah mengurangi faktor penyebab stress.


Jika kalian mengira pengalaman sakit ini hanya sampai di sakit lambung saja, kalian salah. Semakin kesini aku merasa lebih sering terkena sakit kepala, baik migrain maupun sakit kepala biasa dan solusi yang kugunakan adalah meminum obat-obatan yang mana itu mengeluarkan biaya. Aku juga tiap terkena angin malam atau hujan pasti langsung drop, demam dan flu. Belum lagi pegal-pegal di punggung. Yaps, aku belum terlalu tua tapi semua rasa sakit ini terasa amat sangat mengganggu.


Aku masih berjuang dengan semua penyakit pemuda jompo ini, semoga tahun ini kesehatan kita menjadi lebih baik lagi :’)


Jumat, 21 Februari 2025

REVIEW FILM KEMAH TERLARANG : KESURUPAN MASAL



Jadi kali ini di hari liburku aku menyempatkan menonton sebuah film berjudul “Kemah Terlarang : Kesurupan Masal”. Film ini sudah tayang dari tahun 2024 dan setauku baru muncul di netflix baru-baru ini. Cmiiw setauku film ini diambil dari kisah nyata dari podcast RJL 5 dan katanya dulu berita tentang kejadian ini sempat viral. Tapi aku gak tau pastinya gimana.

Sebenarnya menurutku film ini ada potensi untuk jadi horor yang bagus banget, tapi ada beberapa hal yang membuat dia gak sampai di titik itu. Apakah aku merekomendasikan untuk menonton film ini?? Yes!!!. Apakah suatu saat aku bakal rewatch? I don’t think so..

Kisah dimulai dengan sosok Rini, siswa pindahan yang dia sakit asma, ikut pramuka dan dia juga ikut berpartisipasi dalam pentas tari tentang Roro Putri. Setiap setahun sekali sekolah tersebut mengadakan acara kemah di luar sekolah dan juga berniat mementaskan pertunjukan Roro Putri di tempat kemah yang akan mereka kunjungi. Sebenarnya sesepuh yang bernama Mbah Sonto sudah melarang adanya kegiatan kemah tersebut. Hanya saja Mas Heru (Derby Romero) berhasil meyakinkan Mbah Sonto dan berjanji akan menuruti semua pantangan yang diberikan olehnya.

Di bagian ini Mbah Sonto memberikan arahan untuk mengubur sesajen di dalam tanah dan melarang siapapun mengusik/membongkar sesajen itu. Tapi diperlihatkan bahwa seseorang membongkar dan memasukkan beras kuning di atas sesajen tersebut. Disitulah semua peristiwa ini bermula.

(Part setelah ini bisa mengandung spoiler, kalau mau nonton bisa dilanjut nanti aja bacanya)

Jujur aku suka banget film ini karena ada karakter support yang bernama Mada yang kesurupan, bener-bener akting kesurupan yang meyakinkan banget. Padahal di awal, Mada ini diperlihatkan sebagai figuran siswa biasa, tapi setelah kesurupan sosok Raja, benar-benar ngena banget dan bisa dilihat perbedaannya ketika jadi Mada yang biasa dan yang versi kerasukan terasa sangat berbeda. Aku sangat terpukau dengan hal itu.

Bukan cuma Mada, karakter Nayla yang dipertengahan film kerasukan sosok pocong juga serem. Dia teriak-teriak minta untuk dikafani. Sementara beberapa figuran lain yang di bagian akhir film juga akhirnya ikut kesurupan juga aktingnya gak cringe.

Penggunaan bahasa jawa di film terdengar natural, walaupun ada beberapa part yang sepertinya bahasa jawanya kecampur sama bahasa indonesia. Tapi masih terdengar enak aja menurutku. Yang paling kaget adalah Derby Romero pas dia ngobrol pake bahasa krama (bahasa jawa alus) ke Mbah Sonto. Disitu aku amaze karena terdengar alami. Aku yang sebagai orang jawa yang kurang bisa berbahasa jawa alus sampe speechless.

Dan ada scene dimana Mas Heru baca mantra jawa yang ada di kertas. Itu kertas tulisannya pakai aksara jawa. Jadi di scene itu dia harus akting untuk seolah baca mantra itu dan diucapkan dengan keras. Itu artinya Derby Romero harus menghafalkan isi mantra dalam bahasa jawa dengan pelafalan yang bagus dong dan scene itu berhasil membuatku semakin kagum sama kak Derby Romero.

Hanya saja ada beberapa hal yang aku merasa kurang. Beberapa karakter berasa sangat menjengkelkan dan ada sejumlah plot yang aku merasa aneh dan gak normal.

Di bagian awal ada pengecekan barang bawaan oleh panitia kemah a.k.a senior mereka. Ini si karakter Lidya ngecek barang bawaan Rini dan dia ngomel-ngomel karena Rini bawa obat pribadinya. Part ini gak relate sama lingkungan sekitarku. Di sekolah tiap siswa yang punya penyakit tertentu diwajibkan membawa obat pribadi mereka sendiri. Bahkan jika pihak sekolah menyediakan obat tersebut, tentunya gak perlu memarahi siswa yang membawa obatnya sendiri bukan? Jadi aku bingung sama Lidya ini, kenapa dia marah karena Rini bawa obatnya sendiri. Kan berarti Rini mandiri dan tidak berniat menyusahkan orang lain.

Nah selanjutnya ada scene dimana Mada kerasukan dan dibawa ditengah-tengah aula. Mada ini kan cowok, kesurupan, kenapa yang megangin dia Nayla sama Rini yang notabene Rini sakit-sakitan lemah tak berdaya? Jelas mereka gak kuat megangin Mada. Emang scene ini dibuat supaya Rini ditakutin sama Hantu Roro Putri. Tapi ya tetep aja, kalau di real life kalo cowok kesurupan dia pasti bakal dipegangin cowok juga. 

Scene setelah ini juga aneh, Rini ditampakkan oleh sosok Roro Putri. Fyi Roro Putri ini menampakkan wujud yang masih humanoid banget, manusia biasa, tanpa luka di wajah atau dibikin seram pun enggak. Tapi Rini tetep takut setelah melihat sosok Roro Putri dan udah tau dia takut, dia malah memilih meninggalkan siswa yang berkumpul di aula untuk balik ke tendanya SENDIRIAN. Menurutku itu keputusan yang ngapain sih, mengingat kalau kamu sendirian berarti kemungkinan kamu mendapat gangguan akan semakin meningkat. Yah kemudian Rini semakin diganggu sama sosok Roro Putri.

Hal yang mengganggu selanjutnya adalah keputusan Miko untuk melanjutkan acara jurit malam karena mengandalkan perkataan Mas Heru. Padahal Mbah Santo sudah melarang melanjutkan acara itu apapun yang terjadi, tapi Miko malah lebih percaya dengan omongan Mas Heru. Padahal disini posisi Miko adalah sebagai Ketua Dewa Ambalan dan Mas Heru sebagai pembina acara kemah. Harusnya dengan posisi yang dia punya dia bisa memutuskan untuk tidak melanjutkan acara itu, karena dia juga bertanggung jawab jika terjadi sesuatu yang salah disana. Dan pengambilan keputusan ini juga terasa sangat egois.

Mas Heru meyakinkan panitia yang lain dengan alasan apakah mereka tidak malu jika acara tidak lanjut. Padahal kalau dipikir-pikir secara logis, lebih memalukan jika ada korban berjatuhan bukan? Dan disini panitia yang lain tidak membantah, hanya satu orang yang menolak untuk ikut dengan alasan menjaga siswa yang kesurupan. Karakter Lidya juga mengiyakan pula, padahal sebelumnya ia sudah kesurupan juga. Pokoknya part ini bikin aku kesel parah karena gak logis sama sekali.

Ada beberapa orang yang mengatakan jika film ini mirip dengan KKN Desa Penari. Memang ada persamaan seperti munculnya ular di tiap teror hantunya dan perkataan dari hantu tersebut jika si karakter utama ini ‘Wangi’. Kalau menurutku sendiri gak terlalu mirip yang gimana-gimana. Mereka sama-sama menarik dengan cerita mereka masing-masing.

Overall, I love this movie, sedikit melebihi ekspektasiku. Kayaknya aku juga pernah nonton cerita asli dari podcastnya, tapi aku lupa-lupa ingat karena aku menonton banyak sekali podcast horor semacam itu. 

So next time nonton apa yaa??
Apapun itu ketemu lagi di artikel selanjutnya ya!!!