Yeeee, kisah ini dilanjutkan dengan aku yang senyum2 sendiri :) :)
Ketika kamu SMA, pasti pengen dong ikut ekskul2 kayak gitu. Biar keliatan beken lah, biar punya temen kelas sebelah lah, atau cari gebetan lah, wkwk. Alasan paling sering diungkapkan temen2ku sih soalnya ada kakak tingkat yang kece banget di ekskul itu.
Oke, aku ikut beberapa ekstrakurikuler di SMAku, tapi tetep selalu ada yang kita prioritaskan. eaaaa~~~
Disini aku ketemu 'dia' yang aku maksud di cerita kemaren. Yang mana dia akan jadi tokoh utama di cerita2 ku selanjutnya.
Kesan pertama waktu ketemu dia, dia itu cowok yang b-aja. Gak ada yang spesial. Tapi aku selalu suka ngobrol sama dia, soalnya alisnya bisa gerak2 naik turun sebelah gitu. (Ih aku gak tau cara jelasinnya, pokoknya gitu lah). Aku cuma bisa komunikasi ke dia kalau ketemu secara langsung aja, gak bisa via sms atau yg lainnya.
Pernah satu hari, aku lagi baca koran di mading, terus dia tiba2 muncul disebelahku sama temennya dan dia nggombal gitu. Karena akunya masih biasa aja waktu itu, aku cuma ketawa dan dia bilang "Kamu gak bisa digombali ya" yah pokoknya semacam itulah. wkwk.
Aku adalah siswa yang selalu dateng kepagian di sekolah. Kalau udah naruh tas di kelas, ya aku keluar, duduk2 di teras, ngeliatin orang lewat. Kebetulan kelasku di deket gerbang jadi bisa liat siapapun yang keluar masuk sekolah.
Dia salah satu orang yang aku perhatikan, karena dia juga dateng pagi (walau diakhir2 masa SMA dia tukang telat). Yang anehnya, dia kalau mau kelas dia gak pernah lewat lapangan yang bakal lebih cepet ke kelasnya. Dia malah jalan lurus dari gerbang dan ngelewatin kelasku. Terus dia berhenti di mading buat baca2 koran. Pernah sekali dia manggil aku ngobrol bentar di depan mading sekolah (suka gak jelas dianya).
Karena dia selalu seperti itu (lewat depan kelasku tiap pagi) jadi aku sapa aja dia. Karena aku orangnya sering heboh sendiri. Jadi kalau nyapa orang gak pernah santai. Suatu hari, dia pernah berhenti dan duduk disebelahku waktu pagi. Ceritanya dia nemenin aku :D, kita ngobrol2, terus dia pergi waktu temen2ku udah dateng.
(Ah, aku senyum2 sendiriii) :")
Waktu berlalu, ujian pun tiba (lupa UTS atau UAS gitu). Yah kita sama2 serius belajar dan aku tetep jadi siswa yang selalu kepagian. Entah kenapa sejak ujian itu aku jadi lebih sering ketemu dan ngobrol sama dia. Akhirnya kita lebih deket dari sebelumnya. Mungkin aku udah suka dia dari saat itu.
Lalu, ceritanya aku lanjut di part berikutnya. Karena kondisi jiwaku mendadak bahagia2 gak jelas gitu XD. (Penulis menenangkan diri)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar