Senin, 29 Agustus 2016

Karnaval HUT RI Ke-71 Kelurahan Purwantoro

Aku melirik jam tangan merah muda yang melingkar di pergelangan tanganku. Jam tangan itu menunjukkan pukul 2 siang. Kutarik nafas panjang. Sedikit ketakutan jika aku terlambat datang pada acara yang telah kunanti ini. Lagipula aku sudah berjanji pada kawan lamaku jika aku akan datang di acara itu.
Yap!! Acara ini adalah karnaval tahunan memperingati HUT RI ke-71. Sudah bertahun-tahun aku kehilangan even semacam ini. Karenanya, kali ini aku bertekad untuk mengikuti karnaval ini. Setidaknya bisa menjadi salah satu ajang liburanku kali ini, selama libur panjang semester genap ini aku hanya berdiam di rumah. Hiks..

Waktu semakin berjalan, tetapi sepertinya angkot yang kunaiki tak peka sama sekali. Ia berjalan begitu lambat. Beberapa puluh menit kemudian, aku sudah sampai di tempat pembukaan karnaval itu dan bisa diketahui aku sudah tertinggal jauh. Kusiapkan handphone kesayanganku, tetapi ternyata jalanan sudah dipenuhi gerumbulan manusia yang menutupi arak-arakan peserta karnaval. Dengan sedikit kecewa, aku pun mencari-cari tempat yang lebih sepi. Dan aku menemukannya, Yuhuu!!! Bansai!!  Segera kuarahkan handphoneku pada peserta karnaval itu, tapi tak berselang lama, aku mulai bosan di tempat itu karena aku hanya menikmati peserta-peserta karnaval barisan tengah hingga akhir.









Segera kuhubungi temanku untuk menanyakan jalur karnaval itu. Dengan cepat ia membalas pesanku, tak lama aku segera beranjak pergi dari sana dan menuju salah satu jalan yang dilalui karnaval itu. Perlu digaris bawahi disini, aku hanya bermodalkan kaki untuk berjalan dan sebotol minuman karena cuaca yang sangat panas. Dengan berlarian kesana kemari mencari jalan yang dimaksud, akhirnya aku menghentikan langkahku di sebuah gang yang lumayan besar dan teduh. Jalanan itu masih kosong. Sekitar 5 menit kemudian rombongan karnaval itu mulai muncul.

Yah setidaknya rombongan itu merupakan rombongan tengah sedikit awal. Mereka melenggak lenggok di tengah panasnya aspal jalanan. Setidaknya aku bersyukur aku masih bisa berteduh. Tiba-tiba aku seakan menyadari sesuatu. Rombongan yang lewat di hadapanku mulai terlihat familiar. Aku menghela nafas kecewa. Ternyata mereka rombongan yang kulihat di awal kedatanganku disini. Yahhh… usahaku lari-lari kesana kemari gak begitu banyak membuahkan hasil. Kutenggak minumanku untuk menenangkan diri. Kemudian aku kembali melihat handphone untuk mengetahui jalur akhir dari peserta karnaval. Jalan Batubara, dengan cepat aku berlari menjauhi tempatku dan menuju daerah yang dimaksud.

Yah, daerah ini merupakan daerah perumahan, wajar jika sepi, pikirku sesampainya disana. Hanya terdapat beberapa orang disana aku segera menempatkan diri di tempat yang strategis. Seiring berjalannya waktu, daerah itu pun mulai dipenuhi oleh orang banyak. Sekitar 20 menit kemudian, rombongan karnaval bagian awal datang.











Yah, setidaknya usahaku kali ini tak sia-sia dan terbayarkan. Dari tempatku tadi hingga ke sini cukup menguras banyak tenanga, tapi tak apa, asal aku bahagia. Jika sedang bahagia, kau tak akan merasakan lelah yang kau derita, yah begitulah quote dari inspiratorku. Haha :D

Aku tersenyum puas, karnaval itu sangat menarik bagiku. Kenapa?? Beberapa rombongan begitu menghibur dengan nyanyian dan goyangan mereka dan beberapa rombongan yang lain mengedukasi penonton karnaval dengan cukup menarik. Beberapa sekolah menampilkan kreativitas mereka masing-masing, ada yang menampilkan drumband, seni tari, mobil hias, daur ulang sampah menjadi gaun pesta.
Karnaval kali ini sangat panjang dan memakan waktu yang lama hingga membuatku lelah (akhirnya aku kelelahan). Kulihat dokumentasi karnaval di handphone, kepuasan terbingkai jelas dimataku. Dengan segera kutinggalkan tempatku untuk pulang dan beristirahat. Dan kuniatkan diriku mendokumentaskan kegiatan ini di blogku.

Apapun itu, karnaval kemarin sungguh membuatku merasa rileks dan bahagia. Mungkin beberapa bagian dari karnaval itu tak bisa kujelaskan secara pasti di post kali ini. Tapi percayalah karnavalnya seru bangettt. Apalagi untukku yang sudah bertahun-tahun tak menonton karnaval.

Yah semoga tahun depan karnaval seperti ini diadakan lagi dan aku bisa mengikutinya dengan tepat waktu. Sehingga tak membuatku berlarian kesana kemari. Haha XD, sekian untuk post kali ini. Aku gak berharap ada yang terhibur sih.

Malang, 28 Agustus 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar