Sabtu, 10 Februari 2018

Puisi : Rasa dan Senja

Tak pernah kusangka
Dekat adalah aku dan ia

Tak pernah kusangka
Bertukar cerita menjadi sebuah biasa

Hingga,
Saat kutatap rona jingga senja
Aku berharap,
Tuhan hadirkan ia dalam tiap langit senja

Menikmati pergantian hari
Menikmati kepergian mentari
Mensyukuri yang terjadi sepanjang hari
Mensyukuri hadirnya di hidup ini

Puisi : Sajak Rasa

Sesajak rasaku untukmu
Bukan untuk membuatmu ragu
Sesajak rasaku untukmu
Bukan untuk membuatmu halu

Hati selalu memberikan rasa
Tapi Tuhan yang berkuasa

Orang berkata itu cinta
Yang lain berkata itu suka
Aku tak tau yang mana
Biar waktu yang menjawabnya

-Jann-

30 Juni 2017

Puisi : Rasa Tanpa Suara

Lekat kutatap ia
Tapi tak terlalu bisa
Meliriknya saja
Membuatku kacau tak terarah

Sekilas senyumnya
Sebahak tawanya
Sesentuh tangannya
Setatap pandangannya
Itu semua membuatku merasa berharga

Dalam tiap pesannya, aku bahagia
Tak tau harus membalas apa
Mungkin membuatku tampak dingin baginya

Tapi, hanya dengan hadirnya
Aku merasa hidup seutuhnya
Kurasa tak perlu kutuntut apa-apa
Dengannya, hidupku kembali berwarna

Tak pernah bisa kucoba
Untuk tak peduli dengannya
Dengan hanya mengharapkannya
Aku sangat bahagia

Walau mungkin, tak sanggup aku memilikinya
Itulah, rasa tanpa suara
dan hanya bisa kuungkap dalam untaian kata

-Jann-