Selasa, 14 Maret 2017

Bunuh Diri, Kesedihan dan Kematian

Ketika fenomena bunuh diri, kesedihan dan kematian saling berkaitan. Maka apa yang harus dilakukan? Jawabannya adalah, melawan kematian!
Kenapa kematian identik  dengan kesedihan? Baik buat lingkungan sekitarnya maupun buat keluarga terdekat. Kematian selalu meninggalkan duka dan luka. Banyak faktor yang menyebabkan kematian itu, termasuk salah satunya adalah bunuh diri. Bunuh diri mendapatkan peringkat tertinggi sebagai penyebab kematian di beberapa negara seperti Jepang, Korea dan sebagainya. Bahkan di Indonesia, tingkat bunuh diri semakin hari semakin meningkat.

Beberapa waktu yang lalu banyak berita tentang seseorang yang bunuh diri. Apa yang menyebabkan seseorang bunuh diri? Alasan yang mendasari bunuh diri itu pun beragam mulai dari diputus pacar, bahkan gara-gara tidak dibelikan gadget terbaru. Miris. Sebesar itukah harga nyawa kita? Hanya sebesar harga gadget.

Ada sebuah pepatah mengatakan, 1 detik manusia tanpa harapan, maka ia mati. Apa yang menyebabkan seseorang kehilangan harapan?
Kesedihan, itu jawabannya.
Ketika seseorang sedih, pikirannya kacau, ia gak bisa berpikir jernih. Rasionalitasnya turun gitu aja.
Pernah ngerasain gak? Saat tiba2 suntuk, kacau, berasa sendirian. Tiba2 terlintas pemikiran 'kalo aku mati, apa ada yg peduli?'

Untuk semuanya, perlu banget seorang manusia berusaha untuk kehidupannya. Perlu banget seorang manusia melawan kematian yang datang sebelum waktunya.

Jika kamu sedih, takut mau curhat soalnya gak ada yang bisa ngasih solusi. Inget, Allah SWT Maha Menyayangi dan Maha Mengetahui.
Inget, masih ada orang tua yang selalu nelfon kita, nanyain 'Uang bulan ini masih ada?'
Inget, masih ada temen yang selalu bilang "Kamu kenapa? Sakit a?"
Inget, masih ada musuh, yg kalo kita ngilang dia yang paling bakal nyari2 kita
Inget, masih ada musuh, yg kalo kita ngilang dia yang paling bakal nyari2 kita
Kalo kamu gak yakin punya apapun, sini mendekat, aku kasih motivasi wkwk.

So, gak usah sedih2 lagi. Gak lucu kalo seseorang memutuskan kehidupannya cuma gara2 putus cinta, gak dibeliin gadget terbaru dan alasan2 duniawi lainnya.

Pernah denger gak, obat orang yang sakit itu 'bahagia'. Ketika dia sakit, dan kita jenguk dia, itu obat banget buat dia. Sama aja kita udah ngasih harapan hidup ke dia. Sehingga apa? orang yang sudah punya harapan hidup bakal awet umurnya, karena dia bahagia dan gak sedih2 lagi.

hmm, sebenarnya setelah baca buku 'Melawan Kematian' kemaren banyak banget yang pengen tak tulis. Tapi berhubung bingung mau gimana isi tulisannya, jadi baru bisa bikin ini dulu deh
Maafkan saya sebagai penulis (hiks)

Oke, sekian dulu postingan kali ini.
Tunggu postingan selaniutnya yaaa

writer : @hannajahcior
inpiration : Melawan Kematian

#pembinaanlktasrub
#lktasrub17